Eling sutakwa, seganas sunarto lebih hebat dari beppe
Akir akir ini dunia sepakbola sedang di kejutkan dengan fenomena super sub, orang yg berangkat dari bangku cadangan namun mampu merubah keadaan terlepas apakah karena faktor teknis, kebugaran atau soal kualitas.
Messiah messi mengawali dengan magic nya, hanya lk 30 menit messi mampu mencetak hatrick di ajang copa america catat meski sempat unggul cepat melalui goal otamendi namun argentina saat itu sedang tidak dalam form terbaiknya ketika bersua panama tapi berkat messi jalannya pertandingan sontak berubah.
Kemudian bastian shcwestineger yg mampu membuat goal ketika jerman menaklukan ukraina, bastian juga baru masuk menggantikan andre schurlee, yg fenomenal jelas ruidiaz pemain pengganti peru ini menyingkirkan brazil beberapa menit yg silam dari ajang copa america 2016, luarr biasaa.
Dari dalam negeri tak ketinggalan sunarto yg unjuk gigi tak sampai semenit pemain ini langsung menggetarkan jala tuan rumah psm makasar yg dikawal david ariyanto, woow 2 sentuhan saja dan diwaktu waktu krusial.
Begitu juga eling sutakwa di ajang charity games 2016 pemain yg hampir tak berada di benak pelatih gb dimasukan untuk mengejar ketertinggalan 0 – 1 atas idm garuda menunjukan potensi tersembunyinya, semua terbelalak tak menyangka pemain tertua yg nyaris terlupakan ini yg membuat perbedaan bukan pemain pemain hebat yg lebih dulu ada dilapangan.
Berawal dari cidera nya sang pangeran danny wingrove yg mengejar goal utk kado pacar tercintanya, eling yg sudah menurunkan kaos kaki dan melepas shin guard nya menjadi opsi terakir setelah tidak adanya pemain cadangan lain, ayah kenzo ini pun masuk mengisi bek kiri setelah sigit hartono mampu menyamakan skor 1 – 1 drama pun terjadi, 1 menit pasca insiden goal gb yg di anulir wasit usmanto pertandingan kembali pecah, tandukan sutakwa membuat peluang juara gb kuning terbuka lebar kembali, tak lama kemudian wasit pun meniup peluit panjang tanda pertandingan berakir.
Lalu apa hubungannya dengan beppe ?, ternyata goal eling itu terjadi hanya hitungan beberapa menit menjelang ultah presiden gb ini, tak ada yg menyadarinya mereka terlalu fokus dengan target 3 point yg dibidik malam itu, bandingkan dengan beppe yg menyambut ultah ke 36 nya meski dipasang dari menit awal oleh camargo beppe tak mampu merubah jalannya pertandingan.
Selamat pak pres, tetap tersenyum, dan anda telah mencatat sejarah setidaknya di team ini, tak perlu skill full tak perlu gerotisme, pemain yg hebat adalah pemain yg mampu menguasai dirinya sendiri dan mampu merubah jalannya pertandingan.
#gbcg2016
