Jadwal Pertandingan

Selamat Datang di Halaman Resmi GB United Football Club

Jumat, 25 Mei 2018

PARADE KIPER GB CHARITY GAMES 2018





Charity Game 2018 menjadi panggung untuk sejumlah kiper dengan aksi gemilangnya  berbanding lurus dengan pencapaian team nya inilah 4 kiper terbaik selama babak penyisihan hingga match day pertama  babak big four.

Nama pertama adalah Yudi Neymar ” Saputra  meski  tak mampu membawa timnya GB 86 lolos babak Final Four namun berkat penampilannya yang apik ayahanda dari el sharawy ini direkrut GB United dibabak Final Four.
Perjalanan nya cukup menarik diplot bukan sebagai penjaga gawang dan baru turun di pertandingan kedua penampilannya langsung memberikan perbedaan, yaa neymar tampil setelah dua penjaga gawang GB86 Arief Ciusan dan Bahri tak bisa bertanding dikarenakan terbentur pekerjaan.

Tampil 2 kali dibabak penyisihan dan 1 kali dibabak Final Four Team yg dibelanya belum pernah merasakan dia juga baru sekali memungut bola dari jalanya oleh sang top skor sementara Kim Alee dari Phoenix FC selanjutnya suami dari Deby ini mencatatkan cleansheet.

Saya sudah sering melihat dia kiper walaupun posisinya reguler namun penampilannya di CG 18 ini membuat saya cukup terkejut, bisa saja dia menggeser penjaga gawang Utama Dian Pratama, kita lihat saja nanti ujar Coach HP.


Nama Kedua adalah Ardi Wijaya Penjaga Gawang CV BA, penjaga gawang satu ini juga hampir mirip dengan neymar yg bisa bermain sebagai striker namun prosentasenya memang jam terbang ardi lebih unggul.
Ardi boleh saja kebobolan 3 goal dibabak penyisihan namun itu bukan jadi tolak ukur utama sejumlah penyelamatan gemilang dilakukannya hampir disetiap pertandingan dan perlu dicatat sebenarnya dia tidak dalam kondisi fit akibat cidera yg dialaminya.

Penampilan terbaiknya jelas dapat dilihat dibabak Final four Matchday 1 ketika CV BA bermain imbang 0 – 0 melawan GB United, aksi heroiknya membuat para pemain GB United gigit jari sejumlah peluang emas mampu dipatahkannya.



Nama Ketiga adalah portiere Farmasi Wahyu Putro Utomo, meski memiliki Tubuh yang tak terlalu ideal sebagai penjaga gawang namun reaksi dan reading the ball nya bisa dikatakan yang terbaik di turnamen kali ini.
Tidak saja mematahkan 2 pinalti krusial ketika menghadapi BI dan saat bersua RCIL  namun petikan petikan bolanya diudara acap kali membuat kagum penonton dan membuat tak jarang mendapat standing ovation.
Berkat penampilan dingginnya Farmasi digadang gadang akan bersaing ketat dengan PT KAI untuk dapat merengkut gelar juara.



Nama Terakir adalah Rizki GK dari PT KAI Divre IV Tanjung Karang, memiliki tubuh yg cukup ideal Rizki benar benar menjadi batu karang bagi team team yg bersua dengan PT KAI di Charity Game 2018 tahun ini.
Hingga  4 pertandingan yang dilalui Si Uler Besi tak satupun kebobolan, tanpa mengurangi kerja keras pemain belakang PT KAI seperti Sapta, Anggi, Ujang maupun Dani Umbara namun tak berlebihan rasanya jika Rizki saat ini mempunyai kans terbesar tampil sebagai GK terbaik di CG 18.

Duet Maut CV BA ade setiawan – hendri tak bisa berbuat banyak ketika jumpa KAI begitu juga Farmasi yang sudah dua kali bertemu dengan KAI masih nir goal bahkan ketika striker utama Farmasi Dedi Komara sekalipun sudah diturunkan dibabak Final Four.


So, siapakah dari mereka yang akan menjadi yang terbaik, kita lihat saja di akhir pagelaran yang jelas kita akan masih disuguhkan penampilan hebat para penjaga gawang ini hingga 2 minggu kedepan.