Jadwal Pertandingan

Selamat Datang di Halaman Resmi GB United Football Club

Senin, 20 Januari 2020

TREN POSITIF PATAH

19/01/2020

GBFC - Catatan manis GB United FC di awal tahun 2020 yakni 9 (Sembilan) laga tak terkalahkan, harus patah dilapangan Harnas Teluk Betung Barat Minggu 19/1 petang, dijamu sang tuan rumah Cobra, Hendri dkk menyerah dengan skor tipis 2 – 3, hasil ini sekaligus melengkapi hasil kurang memuaskan minggu ini, sebelumnya ditengah pekan si kuning hitam juga hanya mampu berbagi point dengan Galaxy 2 – 2, serta dihari sabtu ditahan tuan rumah Rahmat Putra 3 – 3.

Melawat ke lapangan yg mempunyai ciri khas berbatas pantai dan berlatar belakang perbukitan, sebenarnya GBFC mengawali laga dengan indah seindah pemandangan sore itu, Hendri mampu mencetak brace dibabak pertama, sebelum Yudi yg dijuluki CR7 dari cobra mampu mengoyak jala Ki Agus Reza yang sebenarnya tampil cukup brilian sepanjang babak pertama, skor 2 – 1 mengakiri babak pertama untuk keunggulan GBFC.

Duet Alim Munandar dan Hendri meskipun kurang mobile dalam membuka ruang, namun chemistrinya sudah cukup terjalin mesra, terbukti goal pembuka melalui eksekusi tendangan bebas yg cukup dingin kegawang Cobra yg dikawal kiper kawakan Gandhen, tak lepas berkat usaha Alim Munandar yg berhasil mengontrol bola dengan baik kemudian melakukan turning yg begitu aduhai, hingga harus memaksa bek tuan rumah melakukan tackle tindih banting gedebug.

Dibabak kedua kembali rotasi harus dilakukan coach Heru Purwoko, mengingat jumlah pemain yg dibawa dalam beberapa pertandingan belakang cukup banyak, duet andalan ini pun juga rela harus ditarik diganti trio Tajulisic, Jenalinho dan Teguh Wahono, dilini belakang dan tengah juga terkena rotasi, Saniman, Rintan, dkk juga diberikan jam terbang secara bertahap.

Namun rotasi tersebut harus dibayar mahal, dibabak kedua Cobra FC yg memasukan pemain pemain terbaiknya seperti Deni Suyat, dan Hari Jauh menguasai permainan, bahkan nama terakir mampu juga mencetak brace kegawang Neymar yg sedikit bermain di bawah penampilan terbaiknya, hingga pertandingan berakir skor 2 – 3 tidak berubah.

Dihubungi setelah pertandingan coach HP menyiratkan kekecewaanya, "Saya kecewa, kalah bukan karena tak adanya pemain seperti Noval, Andre, Alvin, Rio, Wahyu atau yg lainnya, tapi saya kecewa pemain yang saya harapkan, dan saya percayakan hari ini bermain masih jauh dari harapan, saya mengharapkan team ini kedepan tidak lagi bergantung kepada si A atau si B tapi sudah bermain sebagai system dan berpola".

"Rotasi bukan inti permasalahan dengan pemain yg cukup banyak kita harus berikan menit bermain mereka terutama dipertandingan persahabatan seperti ini, saya tak ragu bahkan ketika pemain U-15 harus turun ketika bersua Galaxy, kita menurunkan 4 pemain belia seperti Alif fahmi, Alan, dan Agung, tapi jika sudah mengenakan jersey ini, tak ada lagi senior junior, bintang, atau pemain figuran, semua mempunyai hak dan tentu juga kewajiban yg sama dalam menyikapi pertandingan".

Tanda tanda kekalahan minggu ini sebenarnya sudah terlihat dari rabu, menjamu Galaxy yg dimotori asep ardi dan yakub GB seperti keteteran, mereka dua kali tertinggal dari Galaxy yg begitu determinan dan berapi api diatas buruknya lapangan nilakandi pasca diguyur hujan yg cukup lebat, beruntung pemain penganti hendri dan andree yg sedang mudik menyelamatkan dari kekalahan.

Sedangkan ketika melakukan duel ulang melawan Rachmat Putra skuat GBFC tergolong lebih lengkap, namun Rahmat Putra tidak ingin menanggung kalah kedua kali, mereka langsung tancap gas dimenit menit awal, sarim dan akbar kembali menjadi motor dari lini tengah, usaha mereka tidak sia sia Luki yg melakukan solorun mampu mengoyak gawang kiagus reza.

Tertinggal 1 goal GB kemudian bangkit meski melewatkan 2 kali peluang emas yg didapat jenal hendri menciptakan goal beruntun untuk membalikan skor 2 – 1 namun sayang ketika GB mendominasi diakir babak pertama kiagus reza kembali memungut bola digawangnya akibat blunder lini pertahanan.

Dibabak kedua trio yoga gober Neymar dan irvan dimasukan dilini serang berharap dari energi anak anak muda ini GB tidak mengendorkan serangan tapi jarangnya 3 pemain ini turun bersamaan membuatnya kurang padu dalam bekerja sama.

Walaupun demikian kerjasama itu akirnya terjadi juga assist neymar mampu dimanfaatkan yoga untuk membuat kembali kuning hitam unggul 3 – 2 sebelum kembali Rahmat Putra menyamakan kedudukan 3 – 3 diakhir laga.