Jadwal Pertandingan
Senin, 20 Januari 2020
TROPHY AKHIR TAHUN
29/12/2019
GBFC - Gb united sukses menutup tahun 2019 dengan menyabet trophy juara 1 tuan muda mini cup 2019 yg digelar pada tanggal 08 – 29 Desember, di lapangan solahudin negeri sakti pesawaran, dipartai puncak Wahyu Bastiar dkk menaklukan team kuat Porha legend dari haduyang Natar, Lampung Selatan 1 – 0 melalui goal tunggal Andre Perdana dibabak pertama.
Dengan goal tsb, Andre perdana yg setelah laga berpamitan untuk mengundur undur sementara waktu dari GB UNITED FC, karena akan fokus dengan pekerjaannya juga menasbihkan dirinya menjadi top skor turnament dengan 4 goal, dia sukses menjebol gawang SS Lampung, The Lanang, L-Cof dan Porha, satu satunya team yg tidak mampu dia jebol diturnamen ini adalah jala Bina Remaja.
Selain gelar juara dan top skor GBFC juga menjadi team yg tidak kebobolan sepanjang turnamen, duet Teguh Ramhat Syarif dan Naufal Azzam, serta dibantu Hendri mampu membuat jala GBFC tetap perawan, dari 5 pertandingan mereka mampu menang 1 – 0 atas SS lampung, Bina Remaja, The Lanang, dan Porha. Sementara melawan L-Cof menang dengan skor 2 – 0.
Dengan hasil ini GBFC menambah koleksi gelar di tahun 2019, yang sebelumnya telah meraih gelar Trofeo pinang jaya diawal tahun kemudian juara di Merdeka Games 2019, dan Runer up GB Anniv cup ke ix th 2019, ditemui diakir laga, manager Gusti Maseka mengungkapkan kegembiraannya “Memenangkan tuan muda cup tentu membahagiakan karena turnamen ini juga diikuti team-team kuat seperti SS Lampung, Bintang Balam, Porha, Satria Muda, Negeri Sakti dan tentunya tuan rumah Tuan Muda FC, kami bisa yg terbaik diantara mereka tentu sebuah kebanggaan tersendiri”
Jalannya laga
Melawan kuda hitam Porha Natar, GBFC seperti sedikit mengerem sisi agresifnya dengan mengurangi pemain sayap, dan menambah lini tengah dengan formasi 4-3-1-2, hal ini jelas menimbang kekuatan sang lawan yg secara meyakinkan menang 2 – 0 di semifinal atas pavorite juara Bintang Balam dan Perak Muda.
Wahyu Bastiar, dan Reza Alfareshi yg dibabak semifinal absen, disuntikan untuk menemani Alvin dilini tengah, sementara Rio Frediawan dipercaya sebagai playmaker dibelakang duet kancil, Andre Perdana dan Yoga Seploncenko, sedangkan dilini pertahanan tetap dipercayakan kepada duet Noval Teguh, yang kali ini diapit oleh Desta Abadi dan Rudiyansyah membuat perisai sejajar digawang GBFC, yg secara mengejutkan diisi Neymar Faiz.
Bermain dilapangan yg agak lembek karena diguyur hujan deras malam sebelumnya, kedua team nampak kesulitan diawal laga, beberapa pemain sempat selip dan terpeleset, strategi coach Heru Purwoko mulai menampakan hasil ketika melewati 5 menit babak pertama sudah mampu mendominasi permainan, kerjasama Alvin, Rio, Andre perlahan sudah bisa menembus lini pertahanan Porha, hingga puncaknya sebuah tendangan spekulasi Andre dari luar kotak pinalty mampu membuat kiper lawan terperangah, 1- 0 GBFC memimpin.
Namun tensi tinggi dibabak final membuat berubah jalannya laga, sebuah insiden tak lama setelah goal tercipta membuat GBFC harus bermain dengan 10 pemain, setelah Andre Perdana mendapat kartu merah dari sang pengadil Ari Taufik.
Pasca rehat, GBFC langsung mengencangkan safety belt, Hendri dan, Kubil dimasukan menggantikan Rudi, dan Desta, sedangkan Porha memasukan pemain menyerangnya, sudah diduga team kuat dari Haduyang ini mengurung habis lini pertahanan gb. Hendri yg baru masuk harus berjibaku mengamankan serangan bergelombang, benturan dan shooting keras dikepalanya harus membuat tubuh besarnya beberapa kali terjatuh dilapangan.
Pun demikian dengan neymar yg harus merasakan setidaknya 2 kali perawatan setelah beradu fisik dengan penyerang penyerang lawan, berbeda dengan lini pertahanan barusan penyerang GBFC nyaris tidak terlihat dibabak kedua meski sudah melakukan penyegaran dengan memasukan Irvan Maulana, dan Jenal Abidin serangan seolah tumpul dibabak kedua.
Namun kolektivitas dan kerja keras anak anak GBFC united terbayar tuntas, hingga peluit akhir dibabak kedua dibunyikan mereka mampu mengamankan skor 1 – 0, setelah melakukan salam Fair Play ke bench lawan kegembiraan mereka langsung pecah.
"Selamat buat GB UNITED FC tetap kompak dan terus belajar serta berguna bagi semua, salam hormat dan respect buat porha haduyang"
