GB United FC memetik pengalaman berharga setelah mengikuti double Trofeo Kemerdekaan di Bumi Parahiyangan Bandung 15-16 Agustus 2020, bertanding melawan team-team berpengalaman asal kota kembang diyakini menambah ilmu wawasan serta mental bertanding Hendri dkk.
Sejatinya ditanggal tersebut pasukan Gialloneri dijadwalkan mengikuti Piala Kemerdekaan yang digagas oleh CEO Bandung Premier League, Kang Jalu. Namun dikarenakan oleh beberapa hal, event tersebut terpaksa dibatalkan. Akan tetapi tawaran event pengganti yang tak kalah menarik datang dan sayang untuk dilewatkan managemen GBFC.
FOURFEO LODAYA
Dihari sabtu, 15/8. GB United FC mengikuti Fourfeo Kemerdekaan yang digagas oleh Polrestabes Bandung FC di Lapangan Lodaya Bandung, bersama team yang menyandang juara liga lapangbola session II Erga Omnes, dan team Cireng FC, diputaran pertama team kuat Erga Omnes dengan mudah menundukan Cireng FC dengan skor 3 – 0, sedangkan tanpa diduga GB United FC tak kuasa menghadang agresivitas Polrestabes dan kalah 0 - 3, faktor kelelahan karena tiba pagi hari, dan tanpa istirahat yang cukup membuat partai pembuka serba sulit.
Namun dipertandingan kedua anak-anak Bandar Lampung ini bangkit, tak tanggung tanggung team kuat Erga Omnes digulung dengan skor mencolok 5 – 0, berkat goal Alvin, Hendri, Rifki dan Irvan maulana, sementara Polrestabes Bandung harus rela berbagi angka dengan Cireng FC.
Diputaran ke 3 pertandingan semakin seru, team Polrestabes Bandung ditantang Erga omnes yang diperkuat sejumlah pemain kawakan seperti Usep Munandar dkk, meski melakukan perlawanan yg cukup sengit Polrestabes Bandung harus menyerah kepada Marlonov Cs dengan skor 0 - 2, kekalahan Polrestabes tak disia-siakan oleh GBFC dipartai terakir dari menit awal mereka langsung menggempur Cireng FC, dan tak sia sia 3 goal berhasil digelontorkan sekaligus mengunci posisi puncak klasemen dengan 6 point surplus gol 5, sedangkan diposisi kedua Erga omnes 6 point selisih goal 5 - 5 kemudian di ikuti PFC dengan 4 point dan terakir CFC dengan 1 point.
TROFEO KEMERDEKAAN INSPIRE ARENA
Selang beberapa jam saja, atau keseokan harinya GB United FC sudah ditunggu team peserta BPL, Expose FC, dan team bertabur bintang Sahayuna FC, Tiba sedikit terlambat wahyu dkk. sedikit dikejutkan dengan perubahan jadwal sehingga harus main di partai pembuka, meski kurang pemanasan team GB Putih mampu megimbangi Expose FC dengan skor 0 – 0, bahkan menurut data statistik tuan rumah hanya mampu mencatat 1 shoot on target kegawang GB United FC yg dikawal kiagus Reza.
Dipertandingan kedua GB Kuning ditantang Sahayuna FC, Roni dkk kesulitan menembus team yang juga kenyang pengalaman asal bandung ini, namun kesigapan lini pertahanan dan sang penjaga gawang neymar mampu menahan imbang dengan skor juga 0 - 0.
Dipertandingan keempat GB Kuning berjumpa Expose FC, sang tuan rumah yg sebelumnya kalah dari Sahayuna tak ingin menanggung malu kedua kalinya, mereka terus menekan dan mengurung Agung sola dkk, data statistik mencatat setidaknya ada 14 kali percobaan shooting tuan rumah dengan 5 diantaranya on target sementara lini tengah Expose juga sangat begitu dominan dengan Fadzri yg mencatat 20 kali passing sukses, namun GB United FC justru yang merengkuh 3 point setelah serangan balik yang diinisiasi Heru Purwoko mampu menemukan ruang kosong di belakang Pace, bek sentral Expose FC sehingga Yoga gober terlepas dan mampu membuat goal kemenangan.
Namun sayang, GB United FC yang kembali mempunyai kans juara, dan turun dengan skuat terbaiknya di partai ke 5 melawan Sahayuna gagal meraih 3 point, meski sempat menguasai ritme di 15 menit pertama, dan mencatat beberapa peluang emas mereka harus takluk dari Sahayuna dengan skor mencolok 0 – 3.
Setelah kecolongan 0 -1 mereka seperti kehilangan momentum, dan tak bisa dibohongi kelelahan menjadi faktor utama setelah bertanding Marathon secara 2 hari berturut turut, dengan hasil tersebut GB United menempati posisi runner up dengan 5 point sementara juara trofeo kemerdekaan Inspire arena di tempati oleh Sahayuna dengan 7 point, sedangkan Expose FC berada diposisi ketiga dengan 4 point.
Namun hasil ini tetap disyukuri oleh GB United, trophy bukanlah tujuan utama selain silaturahmi, pengalaman adalah hal yg paling utama guna meningkatkan skill stamina serta attitude, dan mental bertanding dilapangan.






